• Susunan dan Penggolongan Al-Quran

    Posted on June 26, 2012 by in Uncategorized

    Alquran terdiri dari 114 bagian yang biasa dengan sebutan atau nama surah (surat). Di setiap surat akan terdiri dari beberapa ayat, dengan surat terpanjang sebanyak 286 ayat yakni surat Albaqarah dan yang terpendek hanya mempunyai 3 ayat yaitu surat Alkautsar, Annasr dan Alașr. Surat-surat yang panjang itu terbagi lagi atas subbagian lagi yang dikenal dengan ruku yang membahas tema dan atau topik tertentu.
    Adapun dari segi tempat diturunkannya, di setiap surat ini dibagi ke dalam surat-surat Makkiyah (surat Mekkah) dan Madaniyah (surat Madinah). Pembagian ini didasarkan pada tempat dan waktu penurunan surat dan ayat tertentu di mana surat-surat yang turun sebelum Rasulullah SAW hijrah ke Madinah dikelompokkan ke dalam surat Makkiyah sedangkan setelah itu tergolong surat Madaniyah. Surat yang turun di Makkah pada umumnya suratnya pendek-pendek, berisikan tentang prinsip-prinsip keimanan dan akhlak, panggilannya ditujukan kepada dan untuk manusia. Adapun yang turun di Madinah pada umumnya suratnya panjang-panjang, menyangkut atau berisi tentang peraturan-peraturan yang mengatur hubungan seseorang dengan Tuhan atau seseorang dengan lainnya (syariah). Klasifikasi berdasarkan fase sebelum dan sesudah hijrah ini lebih tepat, karna ada surat Madaniyah yang turun di Mekkah.
    Pada skema klasifikasi lain, Alquran juga terbagi menjadi 30 bagian dengan panjang sama yang dikenal dengan nama juz. Penggolongan ini memudahkan bagi mereka yang ingin menuntaskan bacaan Alquran dalam 30 hari (satu bulan). Penggolongan lain yaitu manzil; mengklasifikasi Al-Quran menjadi 7 bagian dengan tujuan penyelesaian bacaan dalam 7 hari (satu minggu). Kedua jenis klasifikasi ini tidak memiliki hubungan dengan pengelompokkan subyek bahasan tertentu.
    Lalu kemudian dari segi panjang-pendeknya, surat-surat yang terdapat di dalam Alquran terbagi menjadi empat bagian / termin, yakni:
    •    Assabuththiwaal (tujuh surat yang panjang). Yaitu Surat Albaqarah, Alimran, Annisa, Alaraaf, Alanam, Al Maaidah dan Yunus
    •    Almiuun (seratus ayat lebih), seperti Hud, Yusuf, Mumin dan sebagainya
    •    Almatsaani (kurang sedikit dari seratus ayat), seperti Alanfaal, Alhijr dan sebagainya
    •    Almufashshal (surat-surat pendek), seperti Adhdhuha, Alikhlas, Alfalaq, Annas dan sebagainya
    Berkaitan dengan adanya kitab-kitab yang diyakini diturunkan kepada nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad SAW dalam Agama Islam (Taurat, Zabur, Injil, Lembaran Ibrahim), Alquran dalam beberapa ayatnya menegaskan posisinya terhadap kitab-kitab tersebut. Berikut ini adalah pernyataan Alquran yang tentunya menjadi doktrin bagi umat Islam terkait akan hubungan Alquran dengan kitab-kitab tersebut:
    •    Bahwa Alquran menuntut kepercayaan umat Islam terhadap eksistensi kitab-kitab tersebut. Alquran Surat (2: 4)
    •    Bahwa Alquran diposisikan sebagai pembenar dan batu ujian (verifikator) bagi kitab-kitab sebelumnya. Alquran Surat (5: 48)
    •    Bahwa Alquran menjadi referensi untuk menghilangkan perselisihan pendapat antara umat-umat rasul yang berbeda. Alquran Surat (16: 63-64)
    •    Bahwa Alquran meluruskan sejarah. Dalam Alquran terdapat cerita-cerita mengenai kaum dari rasul-rasul terdahulu, dan juga mengenai beberapa bagian tentang kehidupan para rasul tersebut. Cerita tersebut pada beberapa aspek penting berbeda dengan versi yang terdapat pada teks-teks lain yang dipunyai baik oleh Yahudi maupun Kristen.
    http: //id. wikipedia. org/wiki/Al_Qur%27an.

    Umrah Ramadhan bersama PT. Cheria Travel – Travel Umroh Bandung, hubungi kami di Bandung: (022)61771945 – 081312343194 – 085871211131.